LAPORAN LENGKAP
TEKNOLOGI PROSES
AGRO
“BAKSO RUMPUT
LAUT’
Disusun
Oleh :
Nama : WAHYUDDIN
Nim : 16 TIA 231
Kelas : 1C
Kelompok : 5
LABORATORIUM TEKNOLOGI PROSES AGRO
KEMENTERIAN
PERINDUSTRIAN R.I
POLITEKNIK
ATI MAKASSAR
2016/2017
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATARBELAKANG
Rumput laut adalah salah satu sumber daya hayati (salah satu sumber daya dapat pulih “renewable resources” yang terdi riatas
flora dan fauna) yang terdapat di wilayah pesisir dan laut. Dalam bahasa Inggris,
rumput laut diartikan sebagai “Seaweed”.Sumber daya ini biasanya dapat ditemui
di perairan yang berasosiasi dengan keberadaan
ekosistem terumbu karang. Rumput laut alam biasanya dapat hidup di atas substrat
pasir dan karang mati. Beberapa daerah pantai di bagian selatan Jawa dan pantai
barat Sumatera, rumput laut banyak ditemukan hidup di atas karang-karang terjal
yang melindungi pantai dari deburan ombak.
Rumput laut merupakan tumbuhan laut jenis
alga. Tanaman ini adalah gangang multi seluler
golongan divisi thallophyta. Berbeda dengan
tanaman sempurna pada umumnya, rumput laut tidak memiliki akar, batang dan daun.
Jenis rumput laut sangat beragam, mulai dari yang berbentuk bulat, pipih,
tabung atau seperti ranting dahan bercabang-cabang. Seperti layaknya tanaman darat
pada umumnya, rumput laut juga memiliki klorofil atau pigmen warna yang lain.
Secara umum, rumput laut yang dapat dimakan adalah jenis ganggang biru (cyanophyceae), ganggang hijau (chlorophyceae), ganggang merah (rodophyceae) atau ganggang coklat (phaeophyceae).
Hidup bebas di alam, beberapa jenis rumput laut juga banyak dibudi dayakan oleh
sebagian masyarakat pesisir Indonesia. Contoh jenis rumput laut yang banyak dibudidayakan
diantaranya adalah Euchemacottonii dan Gracelaria sp.
Mengkonsumsi
rumput laut yang kaya akan kandungan serat, selenium dan seng dapat mereduksi
estrogen. Disinyalir level estrogen yang terlalu tinggi dapat mendorong timbulnya
kanker. Penelitian yang dilakukan terhadap penderita kanker di Amerika
menunjukkan bahwa wanita yang melakukan diet ketat dengan mengkonsumsi serat tinggi dan mengurangi
asupan lemak dari daging dan susu mempunyai level estrogen yang rendah. Hal ini
didukung oleh hasil penelitian Harvard School of Public Health Amerika telah membuktikan
bahwa pola konsumsi wanita Jepang yang selalu menambahkan rumput laut dalam
menu makannya, menyebabkan wanita premenopause di Jepang mempunyai peluang tiga
kali lebih kecil terkenakan kepayudara dibandingkan dengan wanita Amerika,
Bakso atau
baso adalah jenis bola daging yang lazim ditemukan pada masakan indonesia, bakso
umumnya dibuat dari campuran daging sapi, ikan, ayam, udang, dll. Dan tepung
tapioka, dalam penyajian bakso umunya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu, dicampur
mi, bihun, taoge, tahu, terkadang telur dan taburi bawang goreng dan seledri,
bakso sangat popular dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia, berbagai jenis bakso
sekarang banyak ditawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar sewalayan,
bakso juga dapat dijadikan pelengkap jenis makanan lain seperti mie goreng,nasi
goreng atau capcai.
Bakso
daging menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 01-3818-1995 merupakan
produk berbentuk bulatan atau bentuk lain yang diperoleh dari campuran daging
(kadar daging tidak kurang dari 50%) dan pati atau serealia dengan atau tanpa
bahan tambahan makanan yang diizinkan (DSN, 1995).
Bakso
ikan hampir sama dengan bakso daging,perbedaanya hanya terletak pada bahan
baku, yaitu kan-ikan yang di gunakan dalam pembuatan bakso ikan
bervariasi, tergantung rasa yang di inginkan kekenyalan dapat di atur
berdasarkan tepung tapioca yang di gunkan.
B. TUJUAN.
Untuk mengetahui cara pengolahan bahan pangan rumput laut menjadi produk bakso rumput laut.
BAB II
METODOLOGI
A. ALATDANBAHAN.
Alat
yang digunakan :
1.
Blender
2.
Baskom / wadah
3.
Sendok pengaduk
4.
Pisau
5.
Talenan
6.
Panci pengukus
7.
Saringan
8.
Timbangan
Bahan yang digunakan :
1.
Daging ikan Cakalang 300 gr
2.
Tepung tapioka 200 gr
3.
STTP
1 sendok teh
4.
Rumput laut 600 gr
5.
Air
secukupnya
6.
Garam secukupnya
7.
Bawang putih 4 siung
8.
Merica bubuk 1 sendok teh
9.
Es batu secukupnya
B. CARA
KERJA.
1.
Siapkan alat dan bahan
yang akan digunakan
2.
Rendam rumput laut selama
3 hari dan setiap harinya airnya diganti
3.
Cuci bersih rumput laut hingga kotoran yang menempel terbuang lalu blender sampai halus
4.
Cuci bersih daging ikan,
potong kecil-kecil
5.
Haluskan daging ikan, garam, bawang putih,
merica, dan es batu menggunakan blender
6.
Tambahkan tepung tapioka, bubur rumput laut, gilingan daging dan bumbu serta STTP sambil diaduk hingga rata
7.
Bentuk adonan menjadi bola-bola, masukkan dalam panic berisi air hangat
8.
Rebus
bola-bola daging dengan suhu 100 ͦ C selama 25 menit, angkat dan tiriskan
Skema Pembuatan Bakso Rumput Laut.
Gambar
2.1 Skema pembuatan bakso rumput laut
BAB
III
HASIL
PRAKTIKUM DAN PEMBAHASAN
A. HASILPENGAMATAN.
Hasil yang
kami peroleh dari praktikum pembuatan Rumput Laut Crispy adalah :
.no.
|
Sensori
|
Keterangan
|
1.
|
Warna
|
Abu-abupucat
|
2.
|
Tekstur
|
Kenyaldanlembut
|
3.
|
Aroma
|
Aroma ikan
|
4.
|
Rasa
|
Sepertibaksopadaumumnya
|
5.
|
Jumlah
|
63 biji
|
B. PEMBAHASAN
Warna pada bakso putih pucat hal ini dipengaruhi dari rumput laut yang tak berwarna / tawar dan daging yang digunakan adalah daging ikan yang berwarna putih sehingga warnanya putih pucat. Teksturnya kenyal halini dipengaruhi dari rumput laut dan tepung tapioca serta STTP yang dapat mengenyalkan adonan bakso. Aroma dari bakso masih terasa amisnya mengingat bahan baku dari pembuatan bakso adalah rumput laut dan daging ikan dimana kedua bahan ini memiliki bau amis yang tinggi. Dan rasa dari bakso agak asin karena rumput laut
yang telah mengandung garam / asin terlalu banyak jumlahnya dan pada saat penambahan garam juga terlalu banyak.
Karakteristik Bahan :
1. Daging Ikan.
Kandungan Ikan kaya akan manfaat karena merupakan sumber protein bagi tubuh. Selain itu, ternyata ikan juga mengandung berbagai zat yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.
2. Tepung tapioka.
Tepung Tapioka adalah bahanmakanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. TepungTapioka mengandung energy sebesar 362 kilokalori, protein 0,5 gram, karbohidrat
86,9 gram, lemak 0,3 gram, kalsium 0 miligram, fosfor 0 miligram, danzatbesi 0
miligram. Selain itu
di dalam Tepung Tapioka juga terkandung
vitamin B1 0 miligramdan vitamin C 0 miligram.
3. STTP.
STTP
adalah salah satu bahan kimia
yang biasa digunakan dalam bidang industri.STPP (Sodium Tri Poly Phospat) Sodium ini sering kali kita pakai untuk bahan tambahan pada adonan bakso. Fungsinya dalam adonan bakso adalah mengikat air, sehingga protein tetap dalam kondisi bagus,
sifat kenyal timbul,
4. Rumput Laut.
Rumput laut mempunyai
Kandungan nutrisi cukup lengkap. Secara kimia rumput laut terdiri dari air (27,8%), protein (5,4%), karbohidrat (33,3%),
lemak (8,6%) serat kasar
(3%) dan abu (22,25%). Selain karbohidrat, protein, lemak dan serat, rumput laut juga mengandung enzim,
asam nukleat, asam amino,
vitamin (A,B,C,D, E dan K) dan makro
mineral seperti nitrogen, oksigen, kalsium dan
selenium serta mikro mineral
seperti zat besi, magnesium dan natrium.
5. Air.
Air berfungsi sebagai pelaruta donan agar campuran bahan mudah kalis.
6. Bawang Putih.
Bawang putih adalah salah satu bumbu
yang sangat penting pada pembuatan bakso, ada dua perlakuan yang sering di lakukan oleh
para pembuat bakso.Perlakuan yang pertama adalah bawang putih
yang dibiarkan mentah langsung dicampurkan pada adonan bakso.
7. Garam.
Garam dapur berfungsi disamping memberikan rasa pada produk bakso, juga sebagai
pelarut protein, pengawet dan meningkatkan daya ikat air dari protein daging.
8.
Es batu.
Berfungsi untuk
pelarut juga berfungsi untuk menurunkan suhu reaksi adonan bakso,
sehinggga protein daging tidak rusak dan bisa bereaksi atau tercampur sempurna,
homogen yaitu rata.
BAB IV
PENUTUP
A.
KESIMPULAN.
Pada pembuatan bakso rumput laut dilakukan dengan membersihkan bahan
yang akan digunaka mulai dari rumput laut dan ikan
yang akan digunakan. Selanjutnya masuk ketahap pembuatan adonan dan penambahan bahan lainnya serta perebusan hingga matang.
B.
SARAN.
Saran dari pembuatan bakso rumput laut sebaiknya tepung tapioka yang digunakan disesuaikan, usahakan takaran pas dengan prosedur
agar hasilnya baik dan tidak lunak. Kekompakan antara anggota perlu semakin ditingkatkan
DAFTAR
PUSTAKA
Azis, Andi Risqa. 2017.
ModulJobshetTeknologi Proses Agro I. Makassar :Politeknik ATI Makassar“Kamis, 20 April 2017, 19.02 WITA
“Kamis, 20 April 2017, 20.20 WITA
Badan
Standarisasi Nasional. 1995. BaksoDaging. SNI 01-3818-1995. BadanStandarisasi
Nasional. Jakarta “Kamis, 20 April 2017, 20.24 WITA.
untuk mempermudah teman-teman, kami telah menyiapkan file format dokumennya, jadi teman-teman bisa langsung mendownload.
Terimakasi Telah Berkunjung, jika dirasa bermanfaat silahkan
share. jangan lupa tinggalkan jejek di komentar karena kami kadang kala
melakukan undian berhadiah pulsa untuk pengunjung.
Ingat Budayakan Untuk Tidak Hanya Copy Paste, Cobalah Untuk Mempelajarinya dan mengecek ulang apakah isinya sudah sesuai dengan apa yang anda inginkan.
Ingat Budayakan Untuk Tidak Hanya Copy Paste, Cobalah Untuk Mempelajarinya dan mengecek ulang apakah isinya sudah sesuai dengan apa yang anda inginkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar