Kamis, 14 September 2017

Laporan Teknologi Proses Agro - Brownies Rumput Laut



LAPORAN LENGKAP TEKNOLOGI PROSES AGRO
“BROWNIES RUMPUT LAUT”


Disusun Oleh :

NAMA                       : WAHYUDDIN
NIM                           : 16TIA231
KELOMPOK            : 5
KELAS                     : I C

LABORATORIUM TEKNOLOGI PROSES AGRO
KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN R.I
POLITEKNIK ATI MAKASSAR
2016/2017

BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang

Salah  satu  sumberdaya  hayati  laut  Indonesia  yang  cukup  potensial adalah rumput laut atau dikenal dengan sebutan lain ganggang laut, seaweed atau agar-agar.Salah satu jenis rumput laut yang tumbuh di Indonesia yakni jenis Eucheuma. Eucheuma merupakan salah satu spesies alga merah yang tinggi serat yang dikandungnya maka jenis rumput laut ini berpotensi untuk dijadikan makanan kesehatan. Hasil proses ekstraksi rumput laut banyak dimanfaatkan sebagai bahan  makanan atau sebagai bahan tambahan untuk industri farmasi, komsetik, tektstil, kertas dan terebih makanan. Tidak heran rumput laut ini juga menjadi komediti ekspor yang hebat. Oleh karena itu, penanganan dan terutama dalam pengolahan pasca panen rumput laut perlu diusahakan secara optimal. Pada umumnya penanganan pasca panen rumput laut oleh nelayan hanya sampai pada pengeringan saja. Rumput laut kering masih merupakan bahan baku dan harus diolah lagi menjadi bentuk dan jenis makanan lain begitupun rumput laut yang belum dikeringkan  tidak hanya menjadi rumput laut saja tetapi itu juga dapat dibentuk menjadi jenis makanan lain seperti brownies.
Brownies itu sendiri merupakan salah satu jenis roti namun memiliki bentuk yang bantet dan terbuat dari coklat sehingga dinamakan brownish (kecoklatan) atau bisah di sebut brownies. Bahan-bahan pembuatan brownies memang didominasi oleh bahan-bahan coklat, seperti coklat bubuk,kakao, coklat cair, coklat pasta, serta susu coklat.
Oleh karena itu peneliti harus mencari alternatif pengganti bahan dasar pebuataan brownis, yaitu dengan bahan dasar rumput laut.

B.     Tujuan

1.    Untuk mampu menyiapkan peralatan dan bahan pembuatan brownies rumput laut
2.    Untuk mampu mengetahui teknik yang baik pembuatan brownies



BAB II
METODOLOGI

A.     Alat dan Bahan

Alat yang digunakan :
1.       Pisau
2.       Wadah/baskom
3.       Mixer
4.       Panci pengukus
5.       Loyang kue
6.       Sendok
7.       Timbangan

Bahan yang digunakan:
1.       Tepung terigu  50 gr
2.       Telur ayam 4 butir
3.       Gula pasir 100 gr
4.       Cokelat bubuk 30 gr
5.       Rumput laut 100 gr
6.       Minyak goreng 60 ml
7.       Margarin 100 gr
8.       Susu kental manis cokelat 150 ml
9.       Baking powder 1 sendok the
10.   Air secukupnya

B.     Langkah Kerja

1.    Siapkan peralatan dan bahan terlebih dulu
2.    Rendam rumput laut selama 1 hari dan setelah perendaman dicuci hongga bersih
3.    Rumput laut yang bersih di potong-potong sampai kecil (pengganti sukade)
4.    Panci di panaskan kemudian margarin di cairkan
5.    Kocok gula dan telur sampai mengembang
6.    Aduk sampai tercampur rata tepung terigu bersama coklat dan baking powder
7.    Masukkan kedalam adonan telur dan gula yang telah mengembang tadi sedikit demi sedikit tepung yang telah tercampur rata
8.    Masukkan margarin yang telah dicairkan tadi dalam keadaan dingin sambil ditambhan susu cair cokelat, aduk sampai merata lalu tambahkan garam
9.    Tuang kedalam Loyang yang telah di olesi mentega terlebih dahulu
10. Kukus selama 10 menit lalu taburi rumput laut, tuang lagi sisa adonan yang setengahnya, kukus kembali adonan hingga matang sambil ditutup dengan serbet agar airnya tidak menetes kedalam kue yang dikukus selama 15 menit
11. Angkat, setelah dingin dipotong sesuai selera baru dikemas dan siap untuk disajikan


SKEMA PEMBUATAN BROWNIES RUMPUT LAUT
 

gambar 2.1 skema pembuatan brownies rumput laut





BAB III
PEMBAHASAN

A.     Hasil praktikum

Sensori
Keterangan
Rasa
Coklat manis
Warna
Coklat
Aroma
Coklat
Tekstur
Lembut
Jumlah
1 loyang

B.     Pembahasan

Warna yang dihasilkan pada pembuatan brownies yaitu coklat karena warna dihasilkan dari penambahan coklat bubuk pada saat membuat adonan, tekstur pada pembuatan brownies rumput laut tekstur yang dihasilkan yaitu lembut karena pada saat pembuatan melalu tahap-tahap yang benar dan adonan sangat res sebelum memasukkan bahan lainnya seperti minyak margarin, aroma yang dihasilkan pada pembuatan brownies yaitu coklat, aroma dari bahan dasar tidak tercium melainkan aroma dari coklat, penambahan bahan dasar lebih ditingkatkan agar aroma coklar dan rumput laut tercium. Rasa pada pembuatan brownies rumput laut rasa yang dihasilkan yaitu coklat manis, rasa manis ini dihasilkan dari gula dan coklat bubuk adapau karakteristik bahan yang kami gunakan yaitu :
1.    Tepung terigu
Tepung terigu merupakan bahan makanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat indinesia. Tepung terigu mengandung 8,9 gram protein, 365 kilokalori 77,3 karbohidrat, 106 miligram fosfor, 16 mg kalsium
2.    Telur ayam
Kandungan nutrisi telur utuh mengandung lebih dari 90% kalsium dan zat besi pada kuning telurnya dan satu telur mengandung 6 gram protein berkualitas tinggi dan asam amino essensial.
3.    Gula pasir
Gula pasir adalah bahan makanan dan minuman yang biasa dikomsumsi oleh masyarakat Indonesia. Gula pasir mengandung energi sebesar 364 kilokalori, protein 0 gram, karbohidrat 94 gram, lemak 0 gram, kalsium 5 miligram. Selain itu di dalam gula pasir juga tergantung vitamin A
4.    Coklat bubuk
Coklat bubuk adalah bahan makanan yang biasa di konsumsi oleh masyarakat Indonesia. Coklat bubuk mengandung energi sebesar 298 kilokalori, protein 8 gram, karbohidrat  48,9 gram, lemak 23,8 gram, kalsium 125 miligram, fosfor 715 miligram dan zat besi 12 miligram.
5.    Rumput laut
Rumput laut mempunyai kandungan nutrisi cukup lengkap. Secara kimia rumput laut terdiri dari air (27,8%), protein (5,4%), karbohidrat (33,3%), lemak (8,6%), serat kasar (3%)
6.    Minyak goring
Kandungan utama dari minyak goring terdapat asam lemak yang terdiri dari asam lemak jenuh (saturated fatty acids) misalnya asam plamitat, asam stearate dan asam lemak tak jenuh misalnya asam oleat (omega 9) dan asam linoleat (omega 6).
7.    Margarin
Margarin blue band mengandung omega 3 dan 6, serta 6 vitamin (A,B1, B2, B3, D, E) jumlah omega 3 dan 6 yang terkandung dalam blue band serbaguna serta dengan 250 g salmon atau 3 gelas susus.
8.    Susu kental manis
Susu kental manis mengandung energi sebesar 336 kilokalori, protein 8,2 gram, karbohidrat 55 gram, lemak 10 gram, kalsium 275 miligram, fosfor 209 miligram, dan zat besi 0 miligram.
9.    Baking powder
Kalori dalam baking powder 10 kkal, protein 0,02, karbohidrat 4,82, sodium 1579 mg kalium 1 mg
10. Air
Air adalah senyawa yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini dibumi, tetapi tidak di planet lain. Air menutupi hamper 71% permukaan bumi.



BAB IV
PENUTUP

A.     Kesimpulan

Pada praktikum ini bahan dan langkah kerja perlu diperhatikan agar brownies yang dibuat  tidak salah dan menghasilkan tekstur yang lembut lembut, rasa dan  aroma yang lezat sehingga menghasilkan produk yang bermutu

B.     Saran

Agar mendapatkan produk yang baik kerja sama antara kelompok perlu lebih di tingkatkan dan mendengarkan anggota lain supaya brownis yang dibuat mendapatkan hasil yang baik.



DAFTAR PUSTAKA


Azis, Andi Risqa. 2017 Modul Jobsheet Teknologi Proses Agro I. Makasaar. Politeknik Ati Makassar jumat, 19 mei 2017, 14.30 Wita


untuk mempermudah teman-teman, kami telah menyiapkan file format dokumennya, jadi teman-teman bisa langsung mendownload.




Terimakasi Telah Berkunjung, jika dirasa bermanfaat silahkan share. jangan lupa tinggalkan jejek di komentar karena kami kadang kala melakukan undian berhadiah pulsa untuk pengunjung. 

Ingat Budayakan Untuk Tidak Hanya Copy Paste, Cobalah Untuk Mempelajarinya dan mengecek ulang apakah isinya sudah sesuai dengan apa yang anda inginkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar