LAPORAN
LENGKAP TEKNOLOGI PROSES AGRO
“BROWNIES
RUMPUT LAUT”
Disusun
Oleh :
NAMA :
WAHYUDDIN
NIM :
16TIA231
KELOMPOK : 5
KELAS :
I C
LABORATORIUM
TEKNOLOGI PROSES AGRO
KEMENTERIAN
PERINDUSTRIAN R.I
POLITEKNIK
ATI MAKASSAR
2016/2017
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Salah satu sumberdaya hayati laut Indonesia yang cukup potensial
adalah rumput laut atau dikenal dengan sebutan lain ganggang laut, seaweed atau
agar-agar.Salah satu jenis rumput laut yang tumbuh di Indonesia yakni jenis Eucheuma.
Eucheuma merupakan salah satu spesies alga merah yang tinggi serat yang
dikandungnya maka jenis rumput laut ini berpotensi untuk dijadikan makanan
kesehatan. Hasil proses ekstraksi rumput laut banyak dimanfaatkan sebagai
bahan makanan atau sebagai bahan
tambahan untuk industri farmasi, komsetik, tektstil, kertas dan terebih
makanan. Tidak heran rumput laut ini juga menjadi komediti ekspor yang hebat.
Oleh karena itu, penanganan dan terutama dalam pengolahan pasca panen rumput
laut perlu diusahakan secara optimal. Pada umumnya penanganan pasca panen
rumput laut oleh nelayan hanya sampai pada pengeringan saja. Rumput laut kering
masih merupakan bahan baku dan harus diolah lagi menjadi bentuk dan jenis
makanan lain begitupun rumput laut yang belum dikeringkan tidak hanya menjadi rumput laut saja tetapi
itu juga dapat dibentuk menjadi jenis makanan lain seperti brownies.
Brownies
itu sendiri merupakan salah satu jenis roti namun memiliki bentuk yang bantet
dan terbuat dari coklat sehingga dinamakan brownish (kecoklatan) atau bisah di
sebut brownies. Bahan-bahan pembuatan brownies memang didominasi oleh
bahan-bahan coklat, seperti coklat bubuk,kakao, coklat cair, coklat pasta,
serta susu coklat.
Oleh
karena itu peneliti harus mencari alternatif pengganti bahan dasar pebuataan
brownis, yaitu dengan bahan dasar rumput laut.
B. Tujuan
1. Untuk
mampu menyiapkan peralatan dan bahan pembuatan brownies rumput laut
2. Untuk
mampu mengetahui teknik yang baik pembuatan brownies
BAB II
METODOLOGI
A. Alat dan Bahan
Alat yang digunakan :
1.
Pisau
2.
Wadah/baskom
3.
Mixer
4.
Panci pengukus
5.
Loyang kue
6.
Sendok
7.
Timbangan
Bahan yang digunakan:
1.
Tepung terigu 50 gr
2.
Telur ayam 4 butir
3.
Gula pasir 100 gr
4.
Cokelat bubuk 30 gr
5.
Rumput laut 100 gr
6.
Minyak goreng 60 ml
7.
Margarin 100 gr
8.
Susu kental manis cokelat 150 ml
9.
Baking powder 1 sendok the
10.
Air secukupnya
B. Langkah Kerja
1. Siapkan
peralatan dan bahan terlebih dulu
2. Rendam
rumput laut selama 1 hari dan setelah perendaman dicuci hongga bersih
3. Rumput
laut yang bersih di potong-potong sampai kecil (pengganti sukade)
4. Panci
di panaskan kemudian margarin di cairkan
5. Kocok
gula dan telur sampai mengembang
6. Aduk
sampai tercampur rata tepung terigu bersama coklat dan baking powder
7. Masukkan
kedalam adonan telur dan gula yang telah mengembang tadi sedikit demi sedikit
tepung yang telah tercampur rata
8. Masukkan
margarin yang telah dicairkan tadi dalam keadaan dingin sambil ditambhan susu
cair cokelat, aduk sampai merata lalu tambahkan garam
9. Tuang
kedalam Loyang yang telah di olesi mentega terlebih dahulu
10. Kukus selama 10 menit lalu taburi rumput laut, tuang lagi
sisa adonan yang setengahnya, kukus kembali adonan hingga matang sambil ditutup
dengan serbet agar airnya tidak menetes kedalam kue yang dikukus selama 15
menit
11. Angkat,
setelah dingin dipotong sesuai selera baru dikemas dan siap untuk disajikan
SKEMA
PEMBUATAN BROWNIES RUMPUT LAUT
gambar 2.1 skema
pembuatan brownies rumput laut
BAB III
PEMBAHASAN
A. Hasil praktikum
Sensori
|
Keterangan
|
Rasa
|
Coklat
manis
|
Warna
|
Coklat
|
Aroma
|
Coklat
|
Tekstur
|
Lembut
|
Jumlah
|
1
loyang
|
B. Pembahasan
Warna
yang dihasilkan pada pembuatan brownies yaitu coklat karena warna dihasilkan
dari penambahan coklat bubuk pada saat membuat adonan, tekstur pada pembuatan
brownies rumput laut tekstur yang dihasilkan yaitu lembut karena pada saat
pembuatan melalu tahap-tahap yang benar dan adonan sangat res sebelum
memasukkan bahan lainnya seperti minyak margarin, aroma yang dihasilkan pada
pembuatan brownies yaitu coklat, aroma dari bahan dasar tidak tercium melainkan
aroma dari coklat, penambahan bahan dasar lebih ditingkatkan agar aroma coklar
dan rumput laut tercium. Rasa pada pembuatan brownies rumput laut rasa yang
dihasilkan yaitu coklat manis, rasa manis ini dihasilkan dari gula dan coklat
bubuk adapau karakteristik bahan yang kami gunakan yaitu :
1. Tepung
terigu
Tepung terigu merupakan bahan makanan yang
biasa dikonsumsi oleh masyarakat indinesia. Tepung terigu mengandung 8,9 gram
protein, 365 kilokalori 77,3 karbohidrat, 106 miligram fosfor, 16 mg kalsium
2. Telur
ayam
Kandungan nutrisi telur utuh mengandung lebih
dari 90% kalsium dan zat besi pada kuning telurnya dan satu telur mengandung 6
gram protein berkualitas tinggi dan asam amino essensial.
3. Gula
pasir
Gula pasir adalah bahan makanan dan minuman
yang biasa dikomsumsi oleh masyarakat Indonesia. Gula pasir mengandung energi
sebesar 364 kilokalori, protein 0 gram, karbohidrat 94 gram, lemak 0 gram,
kalsium 5 miligram. Selain itu di dalam gula pasir juga tergantung vitamin A
4. Coklat
bubuk
Coklat bubuk adalah bahan makanan yang biasa
di konsumsi oleh masyarakat Indonesia. Coklat bubuk mengandung energi sebesar
298 kilokalori, protein 8 gram, karbohidrat
48,9 gram, lemak 23,8 gram, kalsium 125 miligram, fosfor 715 miligram
dan zat besi 12 miligram.
5. Rumput
laut
Rumput laut mempunyai kandungan nutrisi cukup
lengkap. Secara kimia rumput laut terdiri dari air (27,8%), protein (5,4%),
karbohidrat (33,3%), lemak (8,6%), serat kasar (3%)
6. Minyak
goring
Kandungan utama dari minyak goring terdapat
asam lemak yang terdiri dari asam lemak jenuh (saturated fatty acids) misalnya
asam plamitat, asam stearate dan asam lemak tak jenuh misalnya asam oleat
(omega 9) dan asam linoleat (omega 6).
7. Margarin
Margarin blue band mengandung omega 3 dan 6,
serta 6 vitamin (A,B1, B2, B3, D, E) jumlah omega 3 dan 6 yang terkandung dalam
blue band serbaguna serta dengan 250 g salmon atau 3 gelas susus.
8. Susu
kental manis
Susu kental manis mengandung energi sebesar
336 kilokalori, protein 8,2 gram, karbohidrat 55 gram, lemak 10 gram, kalsium
275 miligram, fosfor 209 miligram, dan zat besi 0 miligram.
9. Baking
powder
Kalori dalam baking powder 10 kkal, protein
0,02, karbohidrat 4,82, sodium 1579 mg kalium 1 mg
10. Air
Air adalah senyawa yang penting bagi semua
bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini dibumi, tetapi tidak di planet
lain. Air menutupi hamper 71% permukaan bumi.
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pada
praktikum ini bahan dan langkah kerja perlu diperhatikan agar brownies yang
dibuat tidak salah dan menghasilkan
tekstur yang lembut lembut, rasa dan
aroma yang lezat sehingga menghasilkan produk yang bermutu
B. Saran
Agar
mendapatkan produk yang baik kerja sama antara kelompok perlu lebih di
tingkatkan dan mendengarkan anggota lain supaya brownis yang dibuat mendapatkan
hasil yang baik.
DAFTAR PUSTAKA
https://arhild.wordpress.com/2012/01/23/contoh-makalah-tentang-rumput-laut/
jumat, 19 mei 2017, 14.00 Wita
http://seminarrumputlautundip2011.blogspot.com/2010/11/latar-belakang.html
jumat, 19 mei 2017, 14.15 Wita
Azis, Andi Risqa. 2017 Modul Jobsheet Teknologi
Proses Agro I. Makasaar. Politeknik Ati Makassar jumat, 19 mei 2017, 14.30 Wita
untuk mempermudah teman-teman, kami telah menyiapkan file format dokumennya, jadi teman-teman bisa langsung mendownload.
Terimakasi Telah Berkunjung, jika dirasa bermanfaat silahkan
share. jangan lupa tinggalkan jejek di komentar karena kami kadang kala
melakukan undian berhadiah pulsa untuk pengunjung.
Ingat Budayakan Untuk Tidak Hanya Copy Paste, Cobalah Untuk Mempelajarinya dan mengecek ulang apakah isinya sudah sesuai dengan apa yang anda inginkan.
Ingat Budayakan Untuk Tidak Hanya Copy Paste, Cobalah Untuk Mempelajarinya dan mengecek ulang apakah isinya sudah sesuai dengan apa yang anda inginkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar