Rabu, 14 Maret 2018

Laporan Teknologi Proses Agro - Rumput Laut Crispy


LAPORAN LENGKAP
TEKNOLOGI PROSES AGRO
“RUMPUT LAUT CRISPY”


Disusun Oleh :

Nama              : Wahyuddin
Nim                 : 16 TIA 231
Kelas               : 1C



LABORATORIUM TEKNOLOGI PROSES AGRO
KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN R.I
POLITEKNIK ATI MAKASSAR
2016/2017




BAB I
PENDAHULUAN
A.        LATAR BELAKANG
      Indonesia mempunyai perairan laut yang lebih luas dari pada daratan, oleh karena itu Indonesia dikenal sebagai Negara maritime. perairan laut Indonesia kaya akan berbagai biota laut, baik flora maupun fauna. demikian luas serta keragaman dinamika jasad-jasad hidup di dalam yang kesemuanya membentuk dinamika kehidupan di laut yang saling berkesinambungan.( supriadi, 2000).
Dalam proses pemanfaatan hasil laut Indonesia dalam pengembangan industry perikanan, saat ini pengolahan rumput laut menjadi salah satu program revitalisasi kementerian kelautan dan perikanan. karena komoditas rumput laut memberikan kontribusi dan penyumbang devisa negara terbesar setelah komoditas udang dan tuna. Pengembangan industri rumput laut di Indonesia memiliki prospek yang cerah. Hal ini disebabkan karena tehnik pembudidayaan rumput laut yang relatif mudah dikuasai oleh masyarakat,, sehingga usaha tersebut dapat dilakukan secara masal. Disamping itu permintaan terhadap rumput laut dan produk olahannya baik di pasar domestik maupun internasional selalu menunjukkan peningkatan setiap tahunnya.
       Rumput laut crispy merupakan salah satu pengembangan dalam pengolahan pangan rumput laut. Rumput laut crispy merupakan salah satu olahan yang tergolong sebagai cemilan. Cemilan yang renyah biasanya sangat di gemari sebagai hidangan di saat waktu santai. Cemilan rumput laut crispy berbeda dari cemilan lainnya karena kandungaan gizi yang terdapat pada bahan dasarnya yaitu rumput laut sangat tinggi. Banyak zat-zat yang di butuhkan oleh tubuh dan terdapat di rumput laut. Oleh karena itu di harapkan produk ruumput laut crispy bisa bersaing dengan produk-produk lainnya.

B.        TUJUAN
Untuk Mengetahui cara pembuatan Rumput Laut Crispy


BAB II
METODOLOGI
A.      ALAT DAN BAHAN
Alat yang digunakan :
1.      Baskom/wadah                                6.    Saringan 
2.      wajan                                                7.    Spatula 
3.      Sendok                                             8.    Timbangan 
4.      Pisau                                                9.    Piring 
5.      Kompor
 
        Bahan yang digunakan
1.      Rumput laut tawar 500 gr
2.      Jeruk purut 2 buah
3.      Bawang putih 4 siung
4.      Tepung bumbu instan 2 Bungkus
5.      Minyak goreng secukupnya
6.      Garam secukupnya

B.      CARA KERJA
1.      Rendam rumput lut dengan air selama 1 hari. Setelah 1 hari direndam, cuci sampain bersih.
2.      Haluskan bawang putih dan garam. Masukkan dan baluri rumput laut yang telah bersih dengan bumbu tersebut. Berikan perasan jeruk purut, hal ini untuk menghilangkan bau amisya
3.      Biarkan selama 30 menit. Siapan tepung bumbu kedalam 2 wadah, siapkan dan panaskan minyak goreng, masukkan rumput laut kewadah tepung pertama.
4.      Goreng setengah matang lalu tiriskan. Masukkan lagi kedalam tepung bumbu wadah kedua lalu goreng kembali hingga matang.
5.      Tiriskan minyak dan rumput laut siap di sajikan
6.      Lakukan analisis sensori yaitu :
A.    Rasa                                           C.   Aroma
B.    Warna                                        D.   Tekstur



BAB III

HASIL PRAKTIKUM
A.      HASIL PRAKTIKUM
Dari hasi praktikum pada pembuatan Rumput Laut Crispy yang kami peroleh adalah 

A.      PEMBAHASAN
Karakteristik Bahan
1.   Rumput laut.
            Rumput laut mempunyai kandungan nutrisi cukup lengkap. Secara kimia rumput laut terdiri dari air (27,8%), protein (5,4%), karbohidrat (33,3%), lemak (8,6%) serat kasar (3%) dan abu (22,25%). Selain karbohidrat, protein, lemak dan serat, rumput laut juga mengandung enzim, asam nukleat, asam amino, vitamin (A,B,C,D, E dan K) dan makro mineral seperti nitrogen, oksigen, kalsium dan selenium serta mikro mineral seperti zat besi, magnesium dan natrium.
2.   Jeruk Purut
            Jeruk (atau limau/limo) purut (Citrus × hystrix DC.) merupakan tumbuhan perdu yang dimanfaatkan terutama buah dan daunnya sebagai bumbu penyedap masakan. Dalam perdagangan internasional dikenal sebagai kaffir lime, sementara nama lainnya ma kruut (Thailand), krauch soeuch (Kamboja), 'khi 'hout (Laos), shouk-pote (Burma), kabuyau, kulubut, kolobot (Filipina), truc (Vietnam) dan limau kuwit (Banjar). Penggunaan jeruk purut pada pembuatan crispy sendiri agar bau amis pada rumput laut dapat hilang.
3.    Bawang Putih
            Bawang putih (Allium sativum; bahasa Inggris: garlic) adalah nama tanaman dari genus Allium sekaligus nama dari umbi yang dihasilkan.[1] Mempunyai sejarah penggunaan oleh manusia selama lebih dari 7.000 tahun, terutama tumbuh di Asia Tengah,[2] dan sudah lama menjadi bahan makanan di daerah sekitar Laut Tengah, serta bumbu umum di Asia, Afrika, dan Eropa. Dikenal di dalam catatan Mesir kuno, digunakan baik sebagai campuran masakan maupun pengobatan.[3] Umbi dari tanaman bawang putih merupakan bahan utama untuk bumbu dasar masakan Indonesia.
4.    Tepung Instan
            Penggunaan Tepung instant pada proses pembuatan krispymerupakan salah satu hal yang utama, karena dengan tepung instant rumput laut dapat dibuat crispy. Pada pembuatan crispy dilakukan 2 kali pelumuran tepung agar didapatkan hasil yang maksimal.
5.    Minyak goreng secukupnya
            Minyak digunakan untuk menggoreng bahan yang di lakukan 2 kali proses penggorengan.

Hasil
1.      Rasa
         Berdasarkan analisis sensori terhdap rasa dari Rumput Laut Crispy, yaitu rasa dari rumput laut crispy yang kami buat adalah terasa asin. Hal itu dikarenakan rasa asin pada tepung bumbu yang kami gunakan untuk membalur rumput laut 
2.      Warna
     Warna yang dihasilkan dari Rumput Laut Crispy yang kami buat adalah Golden Brown atau cokelat keemasan. Pada saat penggorengan tahap pertama kami mendapatkan warna coklat pucat hal itu dikarenakan rumput laut crispy di goreng setengah matang dan kemudian pada tahap penggorengan kedu barlah kami mendapatkan warna golden brown pada rumput laut crispy
3.      Aroma
         Aroma dari rumput laut yang ami buat beraaroma dominan tepung hal itu di karenakan proses pembaluran rumput lautdengan tepung di lakukan 2 kali.
4.      Tekstur
         Tekstur rumput laut crispy yang kami buat terasa renyah atau crispy. Di karenakan proses penggorengaan dilakukan 2 kali, sehingga kami mendapatkan hasil yang sangat renyah. 

BAB IV
PENUTUP

A.      KESIMPULAN
Dari praktikum yang telah kami lakukan, kami dapat menarik kesimpulan bahwa rumput laut crispy yang dihasilkan cukup baik dari segi kegaringan, aroma, dan warna. Namun, terasa sedikit terlalu asin dikarenakan penggunaan tepung bumbu yang berlebihan
B.      SARAN
      Pada saat pembuatan, gunakan tepung bumbu hanya secukupnya saja untuk menghindari rasa asin yang berlebih.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim , 2011  ‘pengolahan rumput laut’ https://bakorluh.gorontaloprov.go.id . Diakses pada tanggal sabtu  25 Maret 2017  21.09
Aziz, Andi Risqa. 2017. Modul Jobsheet Teknologi Proses Agro I. Makassar : Politeknik Ati Makassar
Sepsialsih, Ami. 2014. ’Aneka Olahan Rumput Laut’. 142348399

DOWNLOAD LAPORAN DISINI

Terimakasi Telah Berkunjung, jika dirasa bermanfaat silahkan share. jangan lupa tinggalkan jejek di komentar karena kami kadang kala melakukan undian berhadiah pulsa untuk pengunjung. 

Ingat Budayakan Untuk Tidak Hanya Copy Paste, Cobalah Untuk Mempelajarinya dan mengecek ulang apakah isinya sudah sesuai dengan apa yang anda inginkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar