Rabu, 14 Maret 2018

Laporan Teknologi Proses Agro - Sirup Rumput Laut

PRATIKUM TEKNOLOGI PROSES AGRO I
PEMBUATAN SIRUP RUMPUT LAUT

Disusun Oleh :
Nama              : Wahyuddin
Nim                 : 16 TIA 231
Kelas               : 1C


KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN R.I
POLITEKNIK ATI MAKASSAR
2016/2017






BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

Rumput laut merupakan salah satu hasil perikanan yang cukup penting di Indonesia, baik sebagai sumber pendapatan nelayan/petani maupun sebagai sumber devisa negara. Selain sebagai bahan baku industri, rumput laut dapat diolah menjadi berbagai makanan siap saji salah satunya sirup rumput laut.
Pangan merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Pengolahan dan pengawetan bahan makanan memiliki interelasi terhadap pemenuhan gizi masyarakat, maka tidak mengherankan jika semua negara baik negara maju maupun berkembang selalu berusaha untuk menyediakan suplay pangan yang cukup, aman dan bergizi. Salah satunya dengan melakukan berbagai cara pengolahan dan pengawetan pangan yang dapat memberikan perlindungan terhadap bahan pangan yang akan dikonsumsi.
Rumput laut merupakan tumbuhan laut jenis alga, masyarakat Eropa mengenalnya dengan sebutan seaweed. Tanaman ini adalah ganggang multiseluler golongan divisi thallophyta. Berbeda dengan tanaman sempurna pada umumnya, rumput laut tidak memiliki akar, batang dan daun. Jika kita amati jenis rumput laut sangat beragam, mulai dari yang berbentuk bulat, pipih, tabung atau seperti ranting dahan bercabang-cabang. Rumput laut biasanya hidup di dasar samudera yang dapat tertembus cahaya matahari.
Banyak penelitian yang membuktikan bahwa rumput laut adalah bahan pangan berkhasiat, berikut beberapa diantaranya: Klorofil pada gangang laut hijau dapat berfungsi sebagai antioksidan. Zat ini membantu membersihkan tubuh dari reaksi radikal bebas yang sangat berbahaya bagi tubuh. Para Ilmuwan Jepang mengungkap, ekstrak rumput laut dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Bagi pengidap stroke, mengkonsumsi rumput laut juga sangat dianjurkan karena dapat menyerap kelebihan garam pada tubuh. Kandungan serat(dietary fiber) pada rumput laut sangat tinggi. Serat ini bersifat mengenyangkan dan memperlancar proses metabolisme tubuh sehingga sangat baik dikonsumsi penderita obesitas. Karbohidratnya juga sukar dicerna sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama tanpa takut kegemukan.
Sirup adalah bahan minuman manis mengandung gula aneka rasa yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.  Sirup mengandung energi sebesar 213 kilokalori, protein 0 gram, karbohidrat 55 gram, lemak 0 gram, kalsium 0 miligram, fosfor 0 miligram, dan zat besi 0 miligram.  Selain itu di dalam Sirup juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0 miligram dan vitamin C 0 miligram. hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Sirup, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100%.

B.    Tujuan

1.    Untuk mengetahui cara menyiapkan bahan untuk produksi sirup yang menjamin mutu bahan dan standar kebersihan.
2.    Untuk mengetahui cara menghasilkan produk sirup rumput laut.




BAB II
METODOLOGI

A.    Alat dan Bahan.

Alat yang digunakan :


1.    Panci
2.    Pisau
3.    Timbangan
4.    Kompor
5.    Pengaduk
6.   Cup plastik/botol plastik
7.   Wadah/baskom
8.   Blender
9.   Saringan



Bahan yang digunakan :
1.       Rumput laut 50 gr
2.       Gula pasir 250 ml
3.       Air bersih 1,5 liter
4.       Essence lemon secukupnya
5.       CMC ½ sdt

B.    Langkah Kerja.

1.    Rendam rumput laut selama 1 hari dalam larutan kapur, kemudian cuci bersih dan tiriskan
2.    Potong rumput laut menjadi potongan kecil. Blender rumput laut sampai hancur dan tambahkan air sebanyak 750 ml.
3.    Panaskan larutan rumput laut hingga mendidih lalu saring dengan menggunakan saringan.
4.    Buat larutan gula dengan sisa air dan campurkan dalam larutan rumput laut.
5.    Aduk sampai homogen dan panaskan sampai mendidih
6. Dinginkan dan tambahkan essence, masukkkan sirup ke dalam botol/kemasan cup, simpan dalam suhu dingin.

BAB III
HASIL PRATIKUM DAN PEMBAHASAN

A.    Hasil Pengamatan.

A.    Pembahasan.

Rasa pada sirup rumput laut manis dan rasa lemon terasa hal ini karna penambahan gula dan penambahan essence lemon yang membuat aroma lemon menjadi kuat. Warna dari sirup rumput laut berwarna kuning warna ini dihasilkan dari essence lemon yang berwarna kuning. Selanjutnya Aroma yang dihasilkan ada lemon karena essence lemon tersebut sehingga aroma rumput lautnya tidak terasa. Dan jumlah sirup yang dihasilkan adalah 4 gelas.
Karakteristik bahan.
1.   Rumput laut.
            Rumput laut mempunyai kandungan nutrisi cukup lengkap. Secara kimia rumput laut terdiri dari air (27,8%), protein (5,4%), karbohidrat (33,3%), lemak (8,6%) serat kasar (3%) dan abu (22,25%). Selain karbohidrat, protein, lemak dan serat, rumput laut juga mengandung enzim, asam nukleat, asam amino, vitamin (A,B,C,D, E dan K) dan makro mineral seperti nitrogen, oksigen, kalsium dan selenium serta mikro mineral seperti zat besi, magnesium dan natrium.
2.   Gula Pasir
Gula pasir adalah bahan makanan dan minuman yang biasa dikomsumsi oleh masyarakat Indonesia. Gula pasir mengandungenergi sebesar 364 kilokalori, protein 0 gram, karbohidrat 94 gram, lemak 0 gram, kalsium 5 miligram. Selain itu di dalam gula pasir juga tergantung vitamin A sebanyak 0 IU.
3.   Air
Air berfungsi sebagai pelarut bahan-bahan pembuatan sirup rumput laut seperti melarutkan gula dan bahan lainnya
4.    Essence Lemon
Esesence lemon diketahui sebagai perasa untuk pembuatan sirup. Lemon memiliki sifat yang dapat menyegarkan, lemon memiliki kandungan kaya nutrisi dan vitamin C. kandungannya bahkan lebih tinggi dari jeruk nipis yakni dapat memenuhi 88% kebutuhan harian per 100 gram.
5.      CMC
Fungsi penambahan CMC pada pembuatan sirup rumput laut adalah sebagai pengental karena CMC dapat atau mampu mengikat air terperangkap dalam struktur gel yang dibentuk oleh CMC.


BAB IV
PENUTUP

A.    Kesimpulan.

Kesimpulan dari pembuatan sirup rumput laut adalah dengan mebersihkan rumput laut hingga bersih, pemasakan gula hingga kental, dan pencampuran dengan rumput laut yang telah dihaluskan dan dimasak hingga matang serta proses akhir penambahan essence lalu didinginkan.

B.    Saran.

Saran dari pembuatan rumput laut perhatikan penambahan gula, sebaiknya takaran disesuaikan agar tidak terlalu manis. Serta tambahan essence secukupnya agar aroma dan rasa sesuai.


DAFTAR PUSTAKA


Azis, Andi Risqa. 2017. Modul Jobshet Teknologi Proses Agro I. Makassar : Politeknik ATI Makassar
Sumber https://www.sinaryoung.com>rumput.laut (Diakses pada sabtu, 15 April 2017 pukul 11:15)
Soegiarto. A., Sulistijo, W.S. Atmadjo, H. Mubarak 1978. Rumput Laut (Algae) ( (Rabu 19 April pukul 13:45)




Terimakasi Telah Berkunjung, jika dirasa bermanfaat silahkan share. jangan lupa tinggalkan jejek di komentar karena kami kadang kala melakukan undian berhadiah pulsa untuk pengunjung. 

Ingat Budayakan Untuk Tidak Hanya Copy Paste, Cobalah Untuk Mempelajarinya dan mengecek ulang apakah isinya sudah sesuai dengan apa yang anda inginkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar